“Hei, koen arep kondangan nang endi?”, teriak salah seorang sahabat dalam bahasa Jawa Suroboyoan di kejauhan sambil tertawa. Sayapun hanya tersenyum kecil, tak menghiraukan. “Wah, ada Pak Lurah datang..”, kata seorang sahabat lainnya, juga dengan nada tertawa menyindir. Baca entri selengkapnya »
Social Identity on Social Media
17/03/2010
Fakta yang menarik adalah bahwa dari zaman Friendster hingga sekarang (Facebook, Twitter, Plurk, Koprol, dan sebagainya), data statistik situs-situs jejaring sosial selalu menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah pengguna terbesar.
Jejaring sosial semisal Facebook, Twitter, dan sebagainya perlahan semakin mempersempit ruang privasi penggunanya. Tentu, tidak semua orang risih dengan fenomena ini meskipun pada dasarnya hal ini bersifat “mengancam”. Saya katakan demikian karena kita sebagai individu seringkali tidak mempunyai kendali atas informasi yang seharusnya tidak kita harapkan untuk tersebar. Baca entri selengkapnya »